Penelitian Ilmiah menunjukkan Jus dapat Mengurangi Kolesterol dan Mencegah Penyakit Jantung.

 

 

 

Penyakit jantung mempengaruhi banyak dari kita di Inggris, lebih daripada di banyak negara lain, tetapi ada kemungkinan kuat bahwa ini dapat diubah hanya dengan mengubah sikap kita terhadap makanan dan mengonsumsi lebih banyak jus.

Istilah ‘penyakit jantung’ mencakup beberapa kondisi seperti cacat jantung bawaan yang terlihat saat lahir hingga aterosklerosis (arteri yang mengeras) yang berkembang kemudian. Ini adalah masalah yang kompleks dengan beberapa faktor yang saling terkait. Pengerasan pembuluh darah dan angina adalah akibat dari penyempitan dinding-dinding bagian dalam tubuh akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol LDL, dan zat-zat lainnya). Penumpukan plak meningkat pada orang yang memiliki kolesterol LDL (jahat) tingkat tinggi dan kolesterol HDL (baik) rendah. Oksidasi kelebihan kolesterol LDL menghasilkan peningkatan plak. Kolesterol HDL membantu mencegah kolesterol LDL meningkatkan plak, alih-alih memindahkannya ke hati. Timbunan plak saja mungkin cukup untuk menyebabkan rasa sakit (angina) atau serangan jantung. Namun, jika plak pecah atau sobek, ia dapat menyumbat arteri yang menyebabkan trombosis koroner (serangan jantung). Aterosklerosis juga dapat disebabkan oleh aktivasi trombosit yang tidak tepat yang menyebabkan trombosit dalam darah membeku.

Jus Anggur menghambat Aterosklerosis

Banyak dari kita akan melihat berita yang mengklaim anggur merah membantu menjaga hati kita tetap sehat. Ini karena suatu zat dalam anggur yang digunakan untuk membuat anggur dikenal sebagai polifenol. Namun, tes baru-baru ini telah menunjukkan bahwa meskipun polifenol lebih sedikit hadir dalam jus anggur daripada anggur merah, jus anggur lebih baik dalam menghambat aterosklerosis [1]. Jus Grape Ungu juga telah ditemukan untuk membantu pasien dengan penyakit arteri koroner karena secara signifikan meningkatkan fungsi sel (endotel) yang melapisi arteri yang mengeras serta menghambat aktivasi platelet yang tidak tepat [2]. Tindakan jus anggur ungu sebagai inhibitor trombosit yang kuat penting karena trombosit terlibat dalam pengembangan Atherosclerosis [3]. Penelitian lain telah menunjukkan ekstrak proanthocyanidin biji anggur mengurangi atherosclerosis hingga 50% pada hewan. [4] Meskipun penelitian itu hanya untuk ekstrak biji anggur, penelitian lain menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak biji anggur dan kulit anggur, seperti yang Anda temukan dalam jus, lebih efektif [5].

Jus Buah Mengurangi Kolesterol

Jus delima juga menawarkan perlindungan luas terhadap penyakit kardiovaskular6 dan telah terbukti mengurangi penumpukan kolesterol dalam plak [7] dan mengurangi perkembangan aterosklerosis [8].

Dalam tes laboratorium jus jeruk telah ditemukan untuk menurunkan kolesterol dan secara signifikan menghambat aterosklerosis [9]. 750 ml jus jeruk setiap hari telah terbukti menurunkan rasio kolesterol LDL-HDL sebesar 16% dalam tes pada orang [10]. Tes pada perokok telah menunjukkan bahwa wortel dan jus jeruk dikombinasikan secara signifikan kerentanan LDL terhadap oksidasi [11] (proses yang meningkatkan plak).

Sedikitnya 330 mL jus tomat [12] juga telah terbukti secara signifikan mengurangi oksidasi LDL [13]

Menambahkan bawang putih ke jus sayuran perlu dibiasakan, tetapi bawang putih juga terbukti mengurangi kolesterol LDL yang buruk sekaligus meningkatkan kolesterol HDL [14] serta mengurangi oksidasi LDL [15].

Tanaman sterol dan stanol yang ditemukan dalam jumlah besar dalam sayuran seperti brokoli, kubis Brussel, kembang kol16 telah ditemukan untuk mengurangi kolesterol LDL [17]. Satu laporan mengatakan sekitar 2g ester sterol per hari dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dari 9% menjadi 20% [18]

Jahe juga telah terbukti secara signifikan mengurangi kolesterol LDL dan jaringan sel abnormal (lesi aterosklerotik aorta) [19] di arteri di sekitar jantung.

Dengan begitu banyak bukti yang membuktikan manfaat jus buah dan sayuran mengapa kita tidak ingin memasukkannya ke dalam makanan kita?

1 Aterosklerosis. 2001 Mei; 156 (1): 67-72. Anggur merah, anggur merah yang mengandung alkohol, dan terutama jus anggur, menghambat aterosklerosis dalam model hamster. Vinson JA, Teufel K, Departemen Kimia Wu N., University of Scranton, Linden and Monroe Streets,

2 Adv Exp Med Biol. 2002; 505: 95-111. Potensi manfaat kesehatan dari flavonoid dalam produk anggur pada penyakit vaskular. Folts JD. Laboratorium Penelitian Trombosis Koroner, Fakultas Kedokteran Universitas Wisconsin, Madison, AS.

3 J Nutr. 2000 Jan; 130 (1): 53-6. Jus anggur, tetapi bukan jus jeruk atau jus jeruk bali, menghambat agregasi trombosit manusia. Keevil JG, Osman HE, Reed JD, Folts JD. Bagian Kardiologi Departemen Kedokteran, University of Wisconsin, Madison,
WI 53792, AS

4 ol Sel Biochem. 2002 November; 240 (1-2): 99-103. Efek menguntungkan dari ekstrak proanthocyanidin biji anggur IH636 novel dan kromium terikat niacin dalam model aterosklerosis hamster. Vinson JA, Mandarano MA, Shuta DL, Bagchi M, Bagchi D. Departemen Kimia, Universitas Scranton, Scranton, PA, USA.

5 J Nutr. 2002 Desember; 132 (12): 3592-8. Biji anggur dan kulit anggur

About The Author
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *